SERAH TERIMA PIALA / TROPY
KEGIATAN FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL (FLS2N) SMP TINGKAT KABUPATEN BEKASI
TAHUN ANGGARAN 2014

NO NAMA ASAL SEKOLAH JENIS LOMBA URUTAN JUARA TANDA TANGAN
1 IVANA DWI CITRA FAMSILA SMP DON BOSCO III Menyanyi Solo JUARA I
2 PUTRI KIARA NOVELA SMPN 2 CIKARANG UTARA Menyanyi Solo JUARA II
3 MIRANDA ANGELA SMPN 1 SETU Menyanyi Solo JUARA III
4 M. DAFFA AHYAN FARIA SMP PRESIDEN Story Telling JUARA I
5 DILA DAHLILLA RAHMI SMPN 6 TAMBUN SELATAN Story Telling JUARA II
6 WILLIAM CALVIN PONTOH SMP DON BOSCO III Story Telling JUARA III
7 BRIGITTA FORTUNE MUMPUNI N SMP DON BOSCO III Vokal Grup JUARA I
8 VANIA WANDITA SMP YADIKA 13 Vokal Grup JUARA II
9 ELIZABETH SMP K PENABUR Vokal Grup JUARA III
10 NURYULIANTI M SMPN 4 TAMBUN SELATAN Seni Tari JUARA I
11 GITA SEKAR AYU SMPN 4 BABELAN Seni Tari JUARA II
12 MEILANA RAHMAWATI SMP BINTANG TIMUR Seni Tari JUARA III
13 SINGGIH WIRA P SMPN 1 CIKARANG UTARA Musik Tradisional JUARA I
14 RICHARD PUTRA SMP DON BOSCO III Musik Tradisional JUARA II
15 DENI GUNAWAN SMP AL-AMIN Musik Tradisional JUARA III
16 ALIVIA DIAS Y.P SMPN 7 TAMBUN SELATAN Cipta Cerpen JUARA I
17 HELENA LISTIARINI SMP DON BOSCO III Cipta Cerpen JUARA II
18 AISYAH YASMIN F.S SMPN 1 TAMBUN SELATAN Cipta Cerpen JUARA III
19 LULU ANISAH N.R SMP YADIKA 13 Seni Lukis JUARA I
20 CLARA BELLA S.A SMPIT THARIQ BIN ZIYAD Seni Lukis JUARA II
21 ALFIN FEBRIANT SMPIT NURUL FAZRI Seni Lukis JUARA III
22 DINDA DWI PERMATA SMPN 2 CIBITUNG Desain Batik JUARA I
23 ALYANA KHOFIFAH SMPN 1 CIBITUNG Desain Batik JUARA II
24 NABILA PUTRI W.P SMPIT NURUL FAZRI Desain Batik JUARA III
25 FELECIA SABRINA M SMP DON BOSCO III Cipta Lagu JUARA I
26 MONIC AGATHA A.P SMPN 2 CIKARANG UTARA Cipta Lagu JUARA II
27 VANIA ARISTANIA SMPN 2 TAMBUN SELATAN Cipta Lagu JUARA III
28 AYU HERLINA SMP PGRI TAMBUN SELATAN Cipta Puisi JUARA I
29 NINA AYUNINGTYAS SMPN 2 SUKATANI Cipta Puisi JUARA II
30 META ALIFAH K SMPN 2 TAMBUN SELATAN Cipta Puisi JUARA III

Bekasi, 2014
PPTK

KUSUMA RIDWAN, M.Pd
NIP. 19680930 199412 1 001

MATERI SENI BUDAYA/SENI RUPA Kelas  VIII

TH PELAJARAN 2009 – 2010

SK       :1.Mengapresiasi karya seni rupa

KD      :1.1.Mengidentifikasi jenis karya seni rupa terapan nusantara

A. Konsep Seni Rupa Terapan

Berdasarkan wujud atau dimensinya,karya seni rupa dibagi dua.

Karya seni rupa 2 di mensi (dwi matra) berupabidang atau hanya memiliki panjang dan lebar.Contohnya  gambar,lukisan grafis.

Karya seni rupa 3 dimensi (trimatra) memiliki panjang,lebar  dan tinggi,atau memiliki  ruang(volume).Contohnya relief,patung,gerabah,mobil,dll.

Menurut kegunaannya seni rupa juga dibagi dua.Seni rupa murni merupakan seni rupa  yang mengutamakanfungsi keindahan atau hanya untuk dinikmati nilai atau mutu seninya dengan indera penglihatan.

Seni rupaterapan mengutamakan fungsi pakainya sela in untuk dinikamati mutu seninya.

Seni rupa terapan dibedakan menjadi 2 jenis,yakni seni kriya atau kerajinan tangan   seperti

ukiran,anyaman,keramik,topeng,serta tekstil dan desain seperti ragam hias, produk,interior, eksterior, dan rumahadat (arsitektur).

B. Ciri – Ciri Khusus Bentuk Karya Seni Rupa Terapan Nusantara

Secara fungsional,benda – benda terapan dari berbagai daerah itu sama ,yaitu untuk pemenuhan kebutuhan dasar manusia akan alat.Yang membedakan adalah bentuk visualnya (kerupaan) yang disebabkan latar belakang kebudayaan daerah yang berbeda.Contoh meja ukir dari jepara akan berbeda dengan meja ukir dari yogya,karena secara visual berbeda bentuk hiasan atau motif ukirannya.

Berikut ini contoh – contoh  seni rupa terapan kriya dari berbagai daerah di Nusantara.

1.Tekstil

a.Batik Indramayu

Indramayu adalah salah satu kota pengahsil batik tepatnya di daerah Paoman. Teknik  yang digunakan umumnya menggunakan batik tulis.Batik yang dihasilkanadalah kain jarit dan sarung. Salah satu teknik pembuatan batik Indramayu yaitu dengan teknik babar pisan artinya  hanya sekali dalam memproses pelodoran.Ciri khas warna batik Indramayu ,yaitu gelap (tua) dan terang (putih).Batik Indramayu banyak menggunakan ragam hias yang berbentuk motif geometris diantaranya banji,kembang kapas,sijuring,pintu – raja,obar-abir,dan kawung.Ragam hias flora dan fauna ditata secara dekoratif dan stilisasi,seperti ganggeman,urang-ayu,iwak-etong,dara-kipu,merak ngibing,sawah gunting,burung-hong,dll.Ragam hias Indramayu ditata sangat dinamis,ritmis,dengan gaya perpaduan ragam hias Cina.

b.Batik Cirebon

Trusmi dan Kalitengah adalah dua desa penghasil batik.Batik yang dihasilkan umumnya untuk jarit,sarung,ikat kepala ,serta barang rumah tangga contohnya taplak,sarung bantal,dan keperluan sandang lainnya.

Ciri utama batik Cirebon yaitu ; batik keraton (keratin Kasepuhan dan keraton Kanoman,contohnya motif mega mendun)dan batik bang biron.Corak lain yaitu, kain Besurek yang jarang digunakan sehari – hari ,tetapi sebagai simbul spiritual dan corak batik yang berhubungan dengan mitologi yang berkembang di Cirebon,seperti corak paksi naga liman,singa barong,taman arum,naga seba,patran keris singa paying,banjar balong,ayam alas, dll.

Penyusunan batik berbentuk:

Horizontal,terdiri dari atas tiga jalur yang menggambarkan jajaran atas,tengah,dan bawah.Pada dasarnya menggambarkan pemandang alam,berhubungan dengan mitos setempat yang dianggap penting dengan cirri corak –corak batu cadas (wadasan).Jajaran gambar horizontal yang menggambarkan keadaan alam.

Warna batik keratin Cirebon,yakni putih (dasar),biru (indigo),dan coklat (soga).

Batik bang – biaron memiliki waarna merah dan biru yang merupakan cirri utama batik pesisiran.Ragam hias pada batik ini umumnya flora dan fauna yang distilir.

Pembuatan batik ini mengalami dua kali babaran,yaitu pertama warna merah,kemudian dilakukan pembatikan lagi dan dicaealup dengan warna biru,bahkan kadang kala diberi celup warna kuning.Batik dan ukir kayu Cirebon banyak dipengaruhi kebudayaan Islam.

c.Batik Pekalongan

Ragam hiasnya selalu berbeda,dinamis, dan mengikuti perkembangan pasar.Hal ini dicapai dengan penggunaan canting yang lebih besar dan dibalut usar serta pemakaian tonyak yang jarang dilakukan dengan memperkuat